Artikel Stroberi

Stroberi kaya akan kandungan fenol, seperti antosianin dan elagitanin. Warna merah menyala pada buah ini berasal dari kandungan antosianin yang juga berperan sebagai antioksidan untuk melindungi struktur sel dalam tubuh serta mencegah kerusakan oksigen pada organ tubuh manusia.
Selain kaya akan kandungan vitamin C, stroberi juga merupakan sumber vitamin B5, B6, K, mangan, asam folat, kalium, riboflavin, tembaga, magnesium dan omega-3 asam lemak.
troberi, buah mungil berwarna merah ini tak cuma cocok dimakan bersama roti, yogurth atau dijadikan hiasan cake. Di luar negeri, tepatnya di AS, sekitar 94 persen rumah tangga mengkonsumsi strawberi segar sebagai camilan atau salad. Anak-anak pun menobatkannya sebagai buah terfavorit. Bahkan menurut penelitian, kalori dalam buah ini sangat kecil.

Salah satu studi menyebutkan, stroberi merupakan salah satu dari delapan makanan yang paling banyak dikaitkan dengan penurunan tingkat kematian karena kanker.
Selain daging buahnya yang bermanfaat, daun dan akar stroberi dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit sendi. Untuk mengobati kulit yang terbakar, stroberi dapat dimanfaatkan dengan mengoleskan buahnya pada bagian yang sakit.